Kreativitas Day 2 Wayang Dongeng Tayo

Pernah dengar bus Tayo fenomenal? Film kartun yang lagunya sampai dihafal anak-anak? Termasuk anak saya ini. Suka banget sama cerita bus tayo. Buat saya cerita tayo itu sangat anak-anak banget. Naturalnya dapat. Mengajak anak bisa berimajinasi tentang bus warna-warni yang bisa berbicara.

Arkaan dan Aqila sudah sejak kapan itu minta belikan mainan tayo. Tapi saya selalu menunda dan berharap mereka lupa. Kemudian tidak akan meminta lagi. Namun ternyata mereka selalu meminta lagi saat selesai melihat film tayo.

Akhirnya saya mengajak mereka untuk menggambar tayo dan teman-temannya. Arkaan yang memang hobi menggabar dan Aqila yang hobi mendongeng. Maka saya menawarkan membuat wayang tayo sederhana. Mereka antusias. Alhamdulillah bagus artinya mereka suka dan mampu menciptakan mainan tayo sendiri.

Semua dimulai. Alat dan bahan sangat sederhana. Bermodalkan kertas warna-warni, gunting, pensil, spidol, lem dan tak lupa pula stik es krim sebagai gagang wayangnya.

Perisapan Pertama
Arkaan menggambar tayo dan teman-teman di kertas warna-warni. Begitu pula adiknya. Ya adiknya mencoba menggambar juga, meskipun sempat menyerah karena merasa gambarnya jelek. Kakaknya hanya bilang, "gapapa kan belajar. Bagus kok." Akhirnya Aqila semangat menggambar lagi.
Persiapan Kedua
Setelah gambar selesai, Arkaan mulai menggunting dan merapikan gambar
Persiapan Ketiga
Mulailah menempel stik es krim ke kertas warna-warni.
Finish
Setelah kering, Arkaan dan Aqila menancapkan wayang di sterofom bekas. Dan siap mendongeng.

Dongeng Tayo
Lahir dari ide Arkaan yang cerita wajah tayo dia gambar marah, kemudian wajah temannya Gani, ia gambar sedih dan lani, berwajah senyum. Kemudian Aqila menyumbang ide juga kalau mereka ketemu robot jahat. Mulailah saya mendongeng.

Pada suatu hari, Tayo berjalan-jalan di jalan raya sambil bernyanyi. ( bagian ini Arkaan dan Aqila nyanyi hey tayo). Kemudian tak sengaja Lani menyenggol Tayo. Lani berlalu begitu saja. Karena hari itu Tayo memang lagi kesal akhirnya pulang dengan wajah marah ke garasi bus. Sementara di garasi Gani sedang bersedih karena salah satu bannya bocor. Kemudian disusul Lani yang datang dengan wajah cerah ceria menghibur Tayo yang marah dan Gani yang sedih. Selesai.

Setelah itu Arkaan dan Aqila meneruskan sendiri mendongeng versi mereka.

Yang saya dapatkan dari proyek kreativitas ini adalah bagaimana mereka antusias dalam melakukan proses. Hingga selesai dan menikmatinya. Kemudian berkata. Kan udah punya wayang tayo. Ga usah mainan lagi. Thats great! Manfaatkan apa yang ada. Besok kita mulai bikin ide baru lagi ya.

Simak di channel youtube juga
https://youtu.be/xT3nLRmrH1c

#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative

#30DWC
#30DWC12
#Day2

#ODOPfor99days

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips dan Trik Mudah Menulis Cerita Anak

Buku Pertama

Cerita Dibalik Kura-Kura